JABARONLINE.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah memulai secara resmi proyek perbaikan infrastruktur krusial pada ruas Jalan Iman Budiman. Proyek ini mencakup perbaikan fisik pada jalur sepanjang kurang lebih satu kilometer yang dikenal sering mengalami kerusakan.

Proyek perbaikan ini menelan alokasi anggaran sebesar Rp 5,57 miliar, yang merupakan kelanjutan dari perencanaan yang telah disusun pada tahun anggaran 2025. Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffrey Pelt, pengerjaan di area sekitar GOR tersebut sudah mulai berjalan setelah proses kontrak selesai.

Jeffrey Pelt menjelaskan bahwa kondisi geografi menjadi tantangan utama dalam proyek ini, mengingat lokasi jalan tersebut berada di area yang memiliki karakteristik tanah rawa. "Konstruksi tanah di sana memang agak berbeda, karena daerah sekitar situ, kan tanah rawa," jelas Jeffrey pada Sabtu (25/4/2026).

Tantangan tanah rawa ini menyebabkan kerusakan sering terjadi meskipun jalan tersebut telah diperbaiki sebelumnya, ditambah lagi tingginya volume lalu lintas kendaraan yang melintas setiap hari. Karena itu, pemerintah menargetkan solusi yang lebih kuat dan permanen untuk jalur penghubung antar-kelurahan ini.

Jeffrey Pelt menegaskan bahwa daya tahan jalan menjadi prioritas utama sesuai dengan instruksi langsung dari Wali Kota Kupang, Christian Widodo. "Perintah pimpinan perlu dihitung secara matang untuk kontruksinya supaya jalan itu kuat dan tahan lama tidak cepat rusak," tambah Jeffrey.

Selain kondisi tanah, tingginya aktivitas kendaraan pengangkut air juga diidentifikasi sebagai faktor yang mempercepat penurunan kualitas aspal. Pemerintah kota kini sedang mengkaji regulasi khusus melalui Dinas Perhubungan untuk membatasi dampak negatif dari kendaraan bertonase besar.

"Saya sudah sampai ke pak kadis perhubungan untuk coba dibuatkan satu regulasi, spaya sedapat mungkin bagi kendaraan tangki jika airnya meluap dia tidak menetes sepanjang jalan," jelas Jeffrey Pelt mengenai upaya mitigasi kerusakan lebih lanjut.

Lurah Oebufu, Zet, menyampaikan bahwa perbaikan Jalan Brigjen Iman Budiman ini merupakan salah satu usulan prioritas yang diajukan warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Warga setempat telah lama menantikan realisasi perbaikan ini setelah berbagai upaya swadaya.

Zet juga mengungkapkan bahwa sebelum alat berat tiba, masyarakat setempat sempat berinisiatif melakukan penanganan sementara. "Bahkan sebelum proyek dimulai, warga bersama ketua RT setempat sempat melakukan penimbunan lubang secara swadaya menggunakan material sederhana," ungkap Zet melalui sambungan telepon.