JABARONLINE.COM - Sony Pictures secara resmi telah memberikan lampu hijau untuk produksi film crossover yang sangat dinantikan, mempertemukan dua karakter legendaris, Django dan Zorro. Proyek ambisius ini telah melalui masa pengembangan yang panjang sebelum akhirnya mendapatkan persetujuan untuk maju ke tahap produksi.
Keputusan ini merupakan langkah serius dari studio untuk mewujudkan adaptasi langsung dari seri komik sekuel berjudul Django/Zorro yang pertama kali terbit pada tahun 2014. Komik tersebut merupakan kelanjutan resmi dari film Django Unchained (2012) yang ditulis oleh Quentin Tarantino bersama Matt Wagner.
Untuk memastikan kualitas narasi yang kuat, Sony Pictures telah menunjuk Brian Helgeland sebagai penulis naskah utama proyek ini. Helgeland dikenal atas kontribusinya dalam penulisan skenario film-film sukses seperti L.A. Confidential, Mystic River, dan Legend.
Penunjukan Helgeland diharapkan dapat membawa nuansa western yang tajam dan bobot narasi yang kuat, sejalan dengan visi orisinal Tarantino. Visi tersebut menginginkan adanya atmosfer film yang kelam sekaligus epik untuk kedua tokoh ikonik tersebut.
Secara naratif, film ini akan mengambil latar waktu beberapa tahun setelah peristiwa yang terjadi di film Django Unchained. Dalam alur cerita, Django dikisahkan masih beraktivitas sebagai pemburu bayaran di wilayah Barat Amerika Serikat.
Pertemuan krusial terjadi ketika Django bertemu dengan Diego de la Vega, alias Zorro, yang digambarkan sudah memasuki usia senja. Django dilaporkan merasa terkesan dengan karisma dan kecerdasan yang ditunjukkan oleh Diego dalam pertemuan tersebut.
Kedua tokoh legendaris ini kemudian memutuskan untuk menjalin kerja sama dalam sebuah misi berbahaya. Misi tersebut berfokus pada pembebasan penduduk lokal dari penindasan yang sedang mereka alami, dengan Django berperan sebagai pengawal pribadi.
Film ini diprediksi akan menampilkan perpaduan gaya bertarung yang kontras, menggabungkan aksi brutal Django yang menggunakan senjata api dengan keahlian pedang Zorro yang lebih taktis dan elegan. Hal ini menawarkan tontonan aksi yang unik bagi para penggemar kedua karakter.
Meskipun ide cerita ini berasal dari pemikirannya, Quentin Tarantino dipastikan tidak akan duduk di kursi sutradara. Tarantino saat ini tengah fokus penuh pada proyek teaternya yang dijadwalkan tayang perdana di London pada tahun 2027 mendatang.
